Semalam rani nonton acara Topik Minggu Ini di SCTV, malam itu pembahasannya tentang kekerasan orang tua ke anaknya. Gak nyangka ternyata falsafah bahwa semua orang tua pasti menyayangi anaknya dan akan melindunginya dari apapun juga sekarang ini kayaknya dah mulai pudar deh.
Kasus pertama, Tya, Gadis kecil berumur 9-10 tahun sama Bapak kandungnya sendiri di setrika hanya karena dia gak ngaku uang itu punya siapa? Please deh masa gara2 ga mo ngakuin uang aja pake acara setrika-setrika an segala? Mending kali yang disetrika itu satu tempat, perbannya itu ada di tangan kanan, telapak kaki kiri, lutut kanan, betis pokoknya hampir semua kakinya kena deh. Emang anaknya itu pakaian apa??? Tau gitu rani juga deh yang ngaku pemilik uangnya!!!
Ketika Tya diwawancarain di Liputan 6, dia ditanya:
Pewawancara : “Tya kalo ketemu bapak sekarang rasanya apa?”
Tya : ” Takut”
Pewawancara : “Tapi Tya masih sayang kan sama Bapak?”
Tya : “Nggak” (dengan mantap tanpa pikir pikir)
Sedih ga sih jadi ibunya, anaknya sendiri gak sayang ma Bapaknya.
Kasus kedua, Pada malam tahun baru kemarin, seorang Bapak yang pulang dari merayakan Tahun Baru mabuk bertengkar dengan istrinya kemudian membakar kedua anaknya yang masih balita. 1 anaknya Indah (klo ga salah denger) meninggal sedangkan yang 1 lagi Lintang sampai sekarang masih dirawat di rumah sakit. Bener2 gak habis pikir deh, orang2 mah Tahun Baru bakar ayam or ikan eh dia malah bakar anak. Walaupun si Lintang nantinya sembuh secara fisik, tapi rani yakin secara psikis dia gak akan balik ke normal lagi.
Kasus ketiga, Ini bukan dari Topik Minggu Ini tapi ini dari sinetron Apa Salahku di TPI tadi malam jam 8. Kisahnya gak jauh beda tapi yang lebih parah kali ini ibunya yang jahat. Pertama kali ganti ke channel TPI itu lagi adegan ibunya bawa pisau dapur trus dia narik tangan anaknya Naima ditaruh di atas meja (jadi kesannya kaya mo motong tangan anaknya gitu deh). Rani aja yang baru nonton langsung lemes, khawatir, deg-degan, apalagi anak itu, ternyata ibunya cuma nusuk2 pisaunya di daerah sekitar tangan Naima. Trus Naima di masukkin ke kotak yang dibuat oleh Naima sendiri (dengan ancaman kalo kotak itu gak selesai tepat waktunya ayahnya akan dibunuh, coz ayahnya lagi sakit), setelah kotaknya jadi Naima langsung dimasukin trus ditutup petinya sampai dia ga bisa nafas. Dan itu lom berakhir, setelah itu petinya digelindingan dari atas tangga ke bawah, Sadis ga sih? Dan yang mau tidak mau harus dipercaya adalah Film itu ternyata diangkat dari kisah nyata….
Sebetulnya semua itu penyebabnya apa? Sudah begitu parahkah kerusakan moral di dunia sampai2 kasih sayang orang tua ke anak yang katanya begitu besar & tulus terkikis habis dan terganti oleh kekejian. Anak kecil kan juga manusia….